Ahli gizi dari Departemen Gizi FK-KMK UGM, Satria Perdana, S.Gz., Dietisien., resmi bergabung dalam tim Academic Health System (AHS) untuk membantu penanganan medis pascabanjir di Aceh. Keikutsertaan tenaga ahli ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pencapaian SDGs nomor 2 mengenai Tanpa Kelaparan atau Zero Hunger. Tim berupaya memastikan bahwa status gizi para penyintas bencana tetap terjaga meski berada dalam kondisi darurat yang serba terbatas. Fokus utama mereka adalah mencegah terjadinya malnutrisi akut yang sering menyerang kelompok rentan di lokasi pengungsian. Sinergi ini menunjukkan komitmen universitas dalam merespons krisis kemanusiaan melalui pendekatan keilmuan yang tepat sasaran.
Foto Kegiatan
Kegiatan Pelatihan Alih Teknologi dan Informasi (ATI) Pengolahan Hasil Perikanan telah sukses diselenggarakan pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Acara edukatif ini dilaksanakan secara luring di Kantor Kelurahan Kotabaru yang beralamat di Jalan Juwadi Nomor 29, Kotabaru, Kota Yogyakarta. Pada edisi pelatihan kali ini, penyelenggara mengangkat sebuah topik utama yang sangat penting, bertajuk “Makan Ikan Sejak Dini untuk Generasi Sehat dan Cerdas.” Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini berjalan dengan sangat lancar dari sesi pembukaan hingga penutupan. Selain itu, pelaksanaan acara juga diwarnai dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta yang hadir untuk memperdalam keterampilan mereka.
Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta telah sukses menyelenggarakan Kegiatan Pembekalan Duta Gemarikan DIY. Acara penting ini dilaksanakan secara luring pada hari Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat “Cakalang” Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. Pada kesempatan kali ini, agenda utama berfokus pada pembahasan krusial dengan mengangkat topik “Gizi Ikan dan Pencegahan Stunting.” Secara keseluruhan, kegiatan pembekalan tersebut berjalan dengan sangat lancar dari awal pembukaan hingga sesi penutupan. Selain itu, suasana ruangan dipenuhi dengan antusiasme yang luar biasa dari seluruh peserta yang hadir.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar pertemuan rutin yang kali ini dikemas dalam bentuk talkshow inspiratif. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring pada hari Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Ruang Makan Ruang Multimedia 1, Lantai 3, Sayap Utara, Kantor Pusat UGM. Mengusung tema “Peran Ibu dalam Menjaga Kesehatan Keluarga Selama Bulan Ramadhan,” acara ini menjadi momentum penting bagi para anggota untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci. Pelaksanaan kegiatan yang menyasar komunitas perempuan ini selaras dengan poin SDGs nomor 5, yaitu Kesetaraan Gender (Gender Equality), dalam upaya memberdayakan perempuan. Melalui forum ini, para ibu didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai manajer kesehatan utama yang cerdas di dalam keluarga.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) BMKG sukses menyelenggarakan pertemuan rutin yang diisi dengan kegiatan Seminar Gizi pada hari Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh anggota DWP dari berbagai unit kerja dengan semangat kebersamaan yang tinggi meskipun terpisah jarak. Agenda ini menjadi wadah penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menambah wawasan mendalam bagi para anggota mengenai pentingnya kesehatan keluarga. Pelaksanaan seminar ini secara nyata mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 5, yaitu Kesetaraan Gender, dengan memberdayakan perempuan melalui akses informasi kesehatan yang krusial. Sebagai komunitas yang beranggotakan wanita, DWP BMKG berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas anggotanya agar dapat berperan aktif dan cerdas dalam menciptakan keluarga yang sejahtera.
Isu food waste atau limbah yang dihasilkan dari sisa pangan, menjadi topik yang sedang banyak dikaji baik di kalangan praktisi maupun akademisi. Hal ini tidak terlepas dari fenomena meningkatnya jumlah timbulan sisa pangan setiap tahun yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, sosial, dan ekonomi. Timbulan food waste tidak hanya terjadi pada tahap produksi makanan, namun juga pada tahap konsumsi. Pada tahap konsumsi, konsumen berperan penting dalam upaya penurunan dan pencegahan food waste yang mana hal ini dapat dilakukan apabila konsumen memiliki kesadaran terkait isu ini. Atas dasar hal tersebut, tim dari Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK UGM, yang terdiri dari Marina Hardiyanti, S.Gz., M.Sc, Hanif Adinaya Pawestri, S.Gz., Satria Perdana, S.Gz., Dietisien, dan Gisela Silverine Widyananda melakukan survei terhadap mahasiswa kesehatan di lingkungan FK-KMK UGM terkait persepsi dalam memandang isu food waste. Berdasarkan survei daring yang diisi oleh 105 mahasiswa dari berbagai jenjang dan program studi didapatkan hasil bahwa sebagian besar mahasiswa yang berusia rata-rata 22 tahun berpersepsi bahwa kelompok usia muda (gen-z) lebih banyak menghasilkan food waste. Sementara itu, alasan terbesar menyisakan makanan menurut 48% mahasiswa adalah karena makanan yang dibeli ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi atau preferensi. Meskipun timbulan sisa makanan masih terjadi di kantin kampus, namun >50% responden mengapresiasi bahwa setidaknya sudah ada upaya pencegahan food waste yang dilakukan di lingkungan kampus meskipun perubahannya belum signifikan. Sebanyak 58% mahasiswa memiliki pandangan bahwa upaya dalam pencegahan dan pengurangan food waste di kantin kampus masih perlu ditingkatkan misalnya dengan memberi harga diskon pada kelebihan makanan yang tidak habis terjual di kantin, penyediaan sarana penyimpanan makanan untuk makanan berlebih atau makanan yang tidak habis namun masih layak konsumsi, dan pengadaan media edukasi dan promosi kesadaran terhadap food waste di area kantin dan lingkungan kampus.
Sisa pangan atau yang lebih akrab dengan istilah food waste merupakan salah satu masalah global yang menjadi prioritas penanganan dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) khususnya pada poin 12.3 yaitu mengurangi limbah sisa pangan secara global sebesar 50% per kapita baik di tingkat produsen maupun konsumen di tahun 2030. Menilik data pada dashboard Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Tahun 2025, jumlah sampah yang berasal dari sisa makanan sebesar 40.68% dari total seluruh timbulan sampah secara nasional. Sementara itu, bersumber dari data yang sama, DIY khususnya Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta memiliki kontribusi sampah dari sisa makanan sebesar 46.49% dan 48.35% dari total timbulan sampah. Sebanyak 5% dari total sisa makanan yang terbuang berasal dari penyelenggaraan makanan seperti kantin, kafetaria, hotel, dan usaha makanan lainnya. Pengurangan limbah sisa pangan di tingkat produsen, secara khusus pada penyelenggaraan makanan tentunya tidak terlepas dari peran perilaku konsumen. Oleh karenanya, tim dosen Departemen Gizi Kesehatan Marina Hardiyanti, S.Gz., M.Sc bersama alumni dan mahasiswa Prodi S1 Gizi, Hanif Adinaya Pawestri, S.Gz., Satria Perdana S.Gz., Dietisien, dan Gisela Silverine Widyananda menginisiasi survei kepada 105 responden yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan dan program studi di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM yang menjadi konsumen kantin dan kafetaria di lingkungan kampus FKKMK untuk mengetahui gambaran perilaku mahasiswa terhadap food waste.
Peringatan Hari Gizi Nasional tahun ini disemarakkan dengan kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan secara meriah di Kabupaten Sleman. Acara penting ini diselenggarakan di bawah naungan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas kesehatan masyarakat. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan edukasi gizi di lingkungan sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Sleman. Kehadiran organisasi profesi ini mempertegas komitmen praktisi kesehatan dalam mendukung program perbaikan gizi nasional secara berkelanjutan.

Rabu, 21 Januari 2026. Program Studi S1 Gizi FK-KMK UGM telah melaksanakan Yudisium Periode Oktober T.A 2025/2026. Yudisium ini dilaksanakan secara luring di Ruang Kuliah Gedung Gizi Unit 2 FK-KMK dan diikuti oleh 17 mahasiswa.
Mahasiswa Terbaik:
1. Fidella Citromulyo IPK 3,96 (summa cum laude)
2. Alta Dantiana IPK 3,94 (summa cum laude)
3. Atika Banowati IPK 3,90 (magna cum laude)

Segenap Keluarga Besar Civitas Akademika Program Studi S1 Gizi FK-KMK UGM mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya bagi para mahasiswa yang telah dinyatakan lulus. Semoga ilmu yang telah diperoleh bermanfaat sebesar-besarnya dan sukses selalu di setiap langkah ke depan.
YOGYAKARTA – Departemen Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada secara resmi melaksanakan agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pengelola Departemen pada hari Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Meeting 2, Gedung Gizi Kesehatan dengan dihadiri oleh jajaran pengelola masa bakti 2021–2025 serta pengelola baru masa bakti 2026–2031.

Acara inti dimulai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari pengelola lama kepada pengelola baru sebagai simbol estafet kepemimpinan dan tanggung jawab. Suasana kegiatan berlangsung secara hikmat dan penuh suka cita, mencerminkan rasa syukur atas selesainya masa bakti sebelumnya dan optimisme menyambut kepengurusan baru.