Perkuat Jejaring Akademik, Departemen Gizi FK-KMK UGM Terima Kunjungan Delegasi Universitas Kusuma Husada Surakarta

Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK UGM menyambut kunjungan studi dari Universitas Kusuma Husada (UKH) Surakarta pada tanggal 13 April 2026. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FK-KMK UGM, termasuk Prof. Dr. Lily Arsanti Lestari, S.T.P., M.P., serta Ibu Ika Ratna Palupi, S.Gz., M.Sc. Selaku narasumber, Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., MPH., RD. memaparkan kurikulum profesi dietisien secara mendalam kepada para tamu. Delegasi UKH Surakarta dipimpin langsung oleh jajaran yayasan dan rektorat, di antaranya Ketua Yayasan Hj. Dwi Susi Haryati, SST., M.Kes. serta Rektor Dr. Erinda Nur Pratiwi, SST., M.Kes., M.Keb. Pertemuan strategis ini menjadi sarana berbagi ilmu yang berkualitas demi mendukung SDG nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas yang inklusif.

Diskusi berlangsung hangat dengan kehadiran tokoh penting lainnya seperti Prof. Dr. Rita Benya A. dan Dr. Hj. Heni Nur Kusumawati dari jajaran yayasan. Wakil Rektor II UKH Surakarta, Anissa Cindy Nurul Afni, M.Kep., bersama Kaprodi Gizi Dyah Ayu Kusuma Wardhani, M.Gz., turut menggali strategi pengembangan program profesi. Segenap tenaga kependidikan Departemen Gizi serta Tim Humas dan Protokoler FK-KMK memastikan jalannya presentasi akademik berlangsung secara profesional. Melalui pemaparan materi ini, kedua institusi berkomitmen memberikan kesempatan belajar seumur hidup bagi para pendidik maupun calon praktisi kesehatan. Hal ini krusial untuk menjamin bahwa ilmu gizi yang diajarkan tetap relevan dengan standar pelayanan kesehatan masyarakat saat ini.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas laboratorium yang dipandu oleh tim teknis dan dosen pendamping, termasuk Dewi Kusumawati, S.Gz., M.Si., Dietisien. Rombongan mengunjungi Laboratorium Dietetik di Gedung Gizi, LPT, hingga sarana prasarana di Graha Wiyata yang menjadi pusat pembelajaran mahasiswa profesi. Kunjungan lapangan ini memberikan gambaran nyata mengenai infrastruktur yang diperlukan untuk mencetak dietisien yang kompeten dan siap kerja. Aktivitas kolaboratif ini secara langsung mengimplementasikan SDG nomor 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring antar-perguruan tinggi. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia.