Arsip:

Berita

Asesor AUN-QA dari Filipina dan Vietnam Telah Mem-Visitasi Program Studi Gizi Kesehatan (PSGK) FK-KMK

Dalam menjaga mutu pendidikan, program studi harus selalu melakukan asesmen terhadap dirinya sendiri, bagaimana proses pembelajaran diselenggarakan sehingga mencapai outcome atau output yang diharapkan. Kaitannya dengan pengajuan sertifikasi AUN-QA, PSGK telah mengajukan Self-Assessment Report (SAR) pada awal tahun 2018 dan pada tanggal 4 – 6 September 2018 telah ter-visitasi oleh asesor AUN-QA.

Dalam kesempatan ini PSGK di-visitasi oleh asesor dari Ho Chi Minh University of Technology and Education of Vietnam, Dr. Ngo Van Nguyen dan asesor dari De La Salle University The Philippines, Dr. Merlin Teodosia Suarez. Visitasi dimulai tanggal 4 September 2018 dengan agenda pagi di Rektorat UGM yang kemudian asesor diantarkan ke FK-KMK untuk mengunjungi fasilitas  yang dimiliki Fakultas Kedokteran yang dimulai dengan mengunjugi Perpustakaan, Ruang Kelas, Laboratorium Terpadu Radio Putro, Laboratorium Khusus Gizi dan berkunjung ke Gedung Gizi. Dalam proses mengunjungi fasilitas atau infrastruktur, asesor sempat bertanya kepada beberapa mahasiswa on the spot di Perpustakaan dengan menanyakan bagaimana support Perpustakaan Fakultas dalam memenuhi semua kebutuhan literature mahasiswa dan juga menanyakan ke pengurus Perpustakaan kaitannya dengan survei kepuasan pengguna. read more

Innovative Academy Appcelerate Program

Hai Inovator Muda Indonesia,

AYO!  Segera daftarkan sekarang juga ide inovasi beserta tim startup-mu untuk menjadi bagian dari solusi permasalahan industri saat ini!

Innovative Academy Appcelerate Program merupakan bentuk social investment yang dikembangkan oleh Lintasarta bersama Universitas Gadjah Mada untuk memfasilitasi mahasiswa yang ingin membangun kreativitas dan inovasi berbasis teknologi digital. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan industry-academia dalam menumbuhkan digital startups dan mendorong mahasiswa agar berani memulai langkah maju sebagai wirausahawan dengan semangat socio-entrepreneurship. read more

Pendaftaran Perwira Prajurit Karier TNI TA 2018

Bagi Anda yang tertarik atau sudah lama mendambakan untuk berkarier di Mabes TNI, segera persiapkan diri terbaik dan semaksimal mungkin karena Mabes TNI kembali membuka lowongan kerja terbaru.

Kali ini, Mabes TNI memanggil putra-putri terbaik lulusan D3, S1, dan S1 Profesi untuk dididik menjadi Calon Perwira Prajurit Karier TNI TA 2018. Pendaftaran dibuka mulai 3 September hingga 31 Oktober 2018.

Dikutip dari laman rekrutmen-tni.mil.id, Rabu (6/9/2018), berikut daftar kebutuhan TNI 2018, persyaratan bagi para pelamar, persyaratan berkas lamaran, lokasi tempat pendaftaran TNI 2018, dan tata cara pendaftaran lowongan kerja tersebut: read more

Lowongan Kerja di RS PKU Muhammadiyah Gamping

Diinformasikan bahwa RS PKU Muhammadiyah Gamping membuka lowongan pekerjaan untuk posisi sebagai berikut:

  1. Tenaga Teknisi Kefarmasian (DII Farmasi)
  2. Apoteker (Profesi Apoteker)
  3. Fisioterapis (DIII/S1 Fisioterapi)
  4. Perawat Anestesi (DIV Anastesi)
  5. Ahli Gizi (S1 Gizi)
  6. Radiografer (DIII Radiologi)
  7. Keuangan (S1 Akutansi)
  8. IT (S1 Computer Programming)

Persyaratan :

  • Persyaratan Umum
      1. Lamaran ditujukan kepada Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping
      2. Daftar Riwayat Hidup singkat
      3. Foto copy ijazah legalisir
      4. Foto copy transkrip nilai legalisir
      5. Foto copy SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
      6. Pas Foto terbaru berwarna 4×6 2 lembar (background merah)
      7. Foto copy KTP
      8. Surat Keterangan Sehat
      9. read more

  • Persiapan Uji Kompetensi Dietisien di UGM

    Dalam rangka mempersiapkan uji kompetensi dietisien, Asosiasi Institusi  Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) menyelenggarakan kegiatan Workshop Review Soal Uji Kompetensi  Dietisien. Dan pada kesempatan ini Departemen Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM ditunjuk untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan ini yang dimulai pada tanggal 21 Juli hingga 23 Juli 2018.
    Acara pembukaan pada tanggal 21 Juli 2018 dibuka dengan sambutan dari Ketua Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK UGM, Dr. Toto Sudargo, SKM., M.Kes yang menyampaikan sangat mengapresiasi Bapak/Ibu peserta workshop karena telah berkenan hadir pada hari libur untuk memenuhi undangan AIPGI di FK-KMK UGM.  Setelah itu, acara dibuka secara resmi oleh Pengurus Harian AIPGI, Ketua Program Profesi Dr. Martalena Purba. Beliau menyampaikan sangat mendesaknya review uji soal kompetensi detisien ini karena September 2018 sudah akan diujikan ke mahasiswa profesi gizi, paling tidak targetnya adalah satu set soal yang terdiri bidang gizi klinik, masyarakat dan food service. Setelah itu pemaparan mengenai progress dan mekanisme uji kompetensi dietisien oleh Sekretaris AIPGI, A.Fahmy Arif Tsani, S.Gz., M.Sc.
    Setelah acara pembukaan, peserta mengelompok sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing dalam rapat paralel: bidang gizi klinik, masyarakat dan food service. Workshop yang diikuti oleh sekitar 30 peserta ini berasal dari berbagai instansi penyelenggara pendidikan gizi di Indonesia seperti IPB, Unibraw, Undip, UMS, Unimus, Universitas Esa Unggul, RSCM dan tuan rumah UGM. Meskipun acara berlangsung dari pagi hingga malam hari namun peserta sangat semangat dan antusias dalam me-review soal uji kompetensi. (Adhe) read more

    DEPARTEMEN GIZI SILATURAHMI KE PIMPINAN DAN SESEPUH GIZI UGM

    Momentum lebaran sering kali digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk bersilaturahmi mengunjungi kerabat, sahabat untuk saling bermaaf-maafan. Demikian pula dengan Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM yang juga memiliki agenda rutin setiap lebaran dimana pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama hari raya digunakan untuk bersilaturahmi ke pimpinan dan sesepuh gizi UGM. Idul Fitri 1939 H ini staf dosen maupun tenaga kependidikan Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM berkesempatan untuk bersilaturahmi ke Dr. dr. Radjiman, Prof. dr. Hamam Hadi, Dr. Toto Sudargo, Dr. Susetyowati, Dr. Istiti Kandarina dan Dr. Fatma Zuhrotun Nisa’. Hal ini dilakukan selain untuk tetap menjalin silaturahmi dengan sesepuh maupun pimpinan namun juga menjaga kekeluargaan dan kekompakan di Keluarga Besar Gizi UGM. (Adhe)



    read more

    MAHASISWA FLINDERS UNIVERSITY AUSTRALIA MENGIKUTI PROGRAM ELEKTIF DEPARTEMEN GIZI KESEHATAN FKKMK UGM

    Permasalahan gizi di Indonesia saat ini semakin komplek seiring arus perubahan global yang mempengaruhi budaya dan pola makan sebagian masyarakat Indonesia. Disisi lain, tidak sedikit pula masyarakat yang masih memiliki tingkat pengetahuan mengenai gizi yang rendah dan kurangnya kesadaran dalam berperilaku sehat. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan upaya perbaikan gizi dan perubahan perilaku sehat di masyarakat adalah ketersediaan tenaga gizi yang berkualitas dan kompeten sehingga mampu memberikan asuhan gizi klinik, edukasi yang baik dan mengena ke masyarakat. Namun, kompleksitas permasalahan gizi di Indonesia ini tentunya berbeda dengan permasalahan gizi yang terjadi di negara lain, sehingga sejak tahun 2016 dengan tujuan mengenalkan kepada mahasiswa asing terkait permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia khususnya Yogyakarta dan memperlihatkan bagaimana peran ahli gizi di bidang gizi klinik, masyarakat dan institusi dalam memberikan asuhan gizi di Rumah Sakit dan masyarakat. Departemen Gizi Kesehatan FKKMK menyelenggarakan Program Elektif dengan judul ”Introduction to Nutrition Problems in Indonesia”. Saat ini, universitas mitra luar negeri yang telah berpartisipasi sejak tahun 2016 adalah Flinders University Australia.
    Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 21 April – 12 Mei 2018 ini diikuti oleh dua mahasiswa dari Nutrition and Dietetic Flinders University yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat sarjana dan akan menempuh pendidikan profesi. Selama mengikuti program, mahasiswa Flinders mendapatkan 12 kali in class lectures dari staf dosen Departemen Gizi. Pada kegiatan ini mahasiswa mendapatkan pengetahuan mengenai hasil-hasil penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat dosen gizi UGM terkait permasalahan gizi di Indonesia.
    Selain itu, mereka juga mengikuti clinical dan community placement. Dalam kegiatan clinical placement, mahasiswa diajak untuk berkunjung ke RS UGM untuk mengetahui bagaimana peran ahli gizi RS dalam memberikan asuhan gizi klinik ke pasien, selain itu juga mereka juga diajak untuk hospital tour. Mahasiswa Flinders juga berkesempatan untuk mengunjungi RSUP. Dr. Sardjito, mereka mengamati tahapan perencanaan sampai persiapan menu diet pasien di Instalasi Gizi RSUP. Dr. Sardjito. Mereka juga diajak ke International Cancer Centre (ICC) RSUP. Dr. Sardjito yang telah melayani pasien sejak tahun 2015, dimana ICC diharapkan dapat memberikan pelayanan paripurna yang lebih baik lagi kepada pasien, terutama pasien kanker. Dalam kunjungan ini, mahasiswa Flinders melakukan interaksi langsung dengan pasien di ICC dengan didampingi Ahli Gizi dan tenaga medis.
    Community placement juga merupakan salah satu kegiatan yang memberikan mahasiswa pengetahuan mengenai peranan Ahli Gizi di masyarakat dalam memberikan edukasi mengenai gizi dan perilaku hidup sehat. Pada kesempatan ini mahasiswa diajak terjun ke masyarakat bersama Ahli Gizi dari Puskesmas Seyegan, Mlati 2, Ngemplak 2 dan Rumah Pemulihan Gizi (RPG). Di Puskesmas Seyegan mahasiswa diajak untuk memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah mengenai jajanan sehat, di Puskesmas Mlati 2 mahasiswa diajak untuk mengikuti penyuluhan Ahli Gizi pada lansia dan ibu menyusui. Sedangkan di Puskesmas Ngemplak 2 mahasiswa diajak untuk melakukan penyuluhan pada ibu menyusui dan gizi pada balita, di Ngemplak mahasiswa juga berkesempatan untuk mengunjungi komunitas Ayah Peduli ASI, dimana komunitas ini terbentuk sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat terhadap pemberian ASI Eksklusif. RPG merupakan salah satu program Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta untuk mengatasi permasalahan anak gizi kurang, dalam kesempatan ini mahasiswa diajak untuk mengetahui bagaimana alur anak gizi kurang mendapatkan perawatan di RPG hingga bagaimana membuat makanan cair untuk anak gizi kurang.
    Disela-sela kegiatan dalam kelas maupun luar kelas, mahasiswa Flinders berkesempatan untuk melakukan sharing pengalaman sebagai mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan maupun kegiatan pendidikan di Flinders University dengan Himpunan Mahasiswa Gizi Kesehatan UGM (HIMAGIKA).
    Selama program berlangsung mahasiswa mendapatkan program ekskursi setiap akhir minggu, mereka diajak untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di Yogyakarta, seperti Kaliurang (lava tour, Museum Ullen Sentallu, Museum Gunung Merapi), wisata budaya ke Desa Tembi (membatik, membuat tembikar), Imogiri (hutan pinus mangunan, permakultur di Bumi Langit Institute), melihat sunrise di Candi Borobudur dan melakukan aktifitas cave tubing di Gua Pindul dan snorkeling di Pantai Sadranan Gunung Kidul.
    Dalam program selama tiga minggu mahasiswa Flinders telah mendapatkan pengetahuan mengenai permasalahan gizi di Yogyakarta baik dikelas maupun diluar kelas sehingga diakhir program mahasiswa dapat merefleksikan apa yang telah mereka peroleh dalam sebuah laporan proyek yang harus mereka presentasikan sebagai penilaian akhir. (Adhe)
    read more

    Menjaga Kesehatan Optimal Selama dan Pasca Puasa

    FKKMK-UGM. Puasa bukan menjadi penghalang untuk melakukan aktivitas. Justru dengan melakukan aktivitas, bisa menjadi poin penting utuk menjaga kebugaran dan keseimbangan kondisi tubuh selama menjalani ibadah puasa. Intinya, selama berpuasa memang diperbolehkan mengurangi aktivitas, namun jangan sampai tidak melakukan kegiatan apapun. Ibadah puasa dijalankan kurang lebih selama 12 jam tanpa makan dan minum. Rasa lemas, lapar dan dahaga pun bisa melanda. Namun, aktivitas harus terus berjalan. Justru dalam ibadah ini, dianjurkan untuk terus berbuat kebaikan dan mendulang pahala termasuk bekerja sebaik-baiknya.
    “Berbagai penelitian kesehatan sekarang, puasa itu baik bagi kesehatan jika dilakukan dengan benar. Talkshow kali ini merupakan bentuk kepedulian institusi untuk memberikan pemahaman bagaimana beraktifitas dan mengatur pola makan selama dan pasca puasa,” papar Wakil Dekan Bidang Penelitian & Pengembangan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, dr. Yodi Mahendradhata, MSc., PhD., Kamis (31/5) saat membuka acara Talkshow.
    Mobilisasi cadangan tubuh saat berpuasa sangat luar biasa. Pernyataan ini diungkapkan oleh ahli kedokteran fisiologi, Dr. dr. Zaenal Muttaqien Sofro, AIFM saat memulai paparannya. “Olah raga memang berusaha untuk memobilisasi cadangan makanan, namun awas, banyak orang puasa mengabaikan asupan air. Untuk berolah raga, kita harus menyadari apakah hidrasi kita sudah cukup. Jika sudah, olah raga bisa dilakukan 2 jam menjelang buka puasa atau 2 jam sesudah buka puasa, jika kita merasa hidrasi kurang,” ungkapnya.
    Bagaimana syarat olah raga agar tubuh bugar? Ahli kedokteran Fisiologi lulusan Austria ini menambahkan bahwa ada tiga hal yang diperhatikan saat olah raga agar tubuh bugar. Pertama, melibatkan otot-otot yang besar, baik anggota gerak bawah maupun atas. Kedua, gerakannya harus ritmis berirama. Ketiga, gerakan kontinyu atau terus menerus. Beberapa olah raga yang diajurkan di antaranya adalah: jalan cepat, jogging untuk yang tidak memiliki masalah lutut, bersepeda statis, senam maupun berenang.
    “Olah raga yang bagus adalah memberi kesempatan tubuh untuk istirahat, seminggu minimal 3 kali, maksimal 5 kali. Prinsip Frequency, Intensity, Time dan Type (FITT) penting untuk diperhatikan,” imbuhnya. Tubuh manusia pada prinsipnya terbagi 3 yakni di bawah diafragma, di atas diafragma dan anggota gerak. Yang bekerja adalah tubuh di atas diafragma; sedangkan yang sering bermasalah adalah yang di bawah diafragma.
    “Mengelola bagian tubuh di atas diafragma bisa dengan latihan pernafasan, vocalization, dan postur. Tadarus Al-Quran, sholat, bisa menjaga kesehatan manusia. Melalui tadarus, ada gerak rahang langsung ke batang otak yang berhubungan dengan jantung. Pernafasan pun demikian. Sedangkan gerakan sholat akan mengubah tekanan darah, dan itu akan dipantau hubungannya dengan saraf ke-9 dan 10, juga langsung ke jantung,” dokter Zaenal.
    Lalu bagaimana dengan asupan gizi nutrisi? Ahli gizi kesehatan, Dian Caturini Sulistyoningrum, B.Sc., M.Sc menegaskan bahwa air memegang peran penting selama puasa. Untuk mengatur hidrasi air, Dian Caturini mengungkapkan bahwa 2 gelas pada saat buka, 4 gelas antara tarawih atau menjelang tidur sampai dengan sahur, dan 2 gelas lagi pada saat sahur menjadi standar minimal yang disyaratkan. “Mengkonsumsi makanan yang kaya akan air seperti buah-buahan maupun saur berkuah dan lalapan juga bisa mendukung upaya hidrasi air,” ujarnya.
    Dian Caturini dalam paparannya juga mengatakan bahwa selama puasa, sebaiknya mengkonsumsi air semurni mungkin. “Kopi, sebisa mungkin dikurangi atau diminimalisir. Sifat kopi itu semakin menarik cairan dalam tubuh, sama halnya dengan minuman bersoda, makanan manis, maupun bertepung. Makanan itu empty kalori, artinya dikonsumsi cepat namun tidak berasa kenyang dan kalori tinggi,” paparnya.
    Untuk kondisi kesehatan tertentu, seperti ibu hamil, lansia bahkan penderita diabetes dan asam urat, bagi ahli gizi ini tentu tidak serta merta disarankan berpuasa. “Mereka memerlukan pengaturan-pengaturan saat berpuasa dan di bawah konsultasi dokter ahli,” ucap Dian Caturini.
    Kegiatan talkshow dengan durasi 60 menit ini secara umum bertujuan untuk: (1). meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pentingnya gizi nutrisi selama dan pasca puasa. (2). meningkatkan pengetahuan masyarakat tergait gaya hidup sehat selama dan pasca puasa. (3). meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pola dan cara menjaga kebugaran tubuh selama dan pasca puasa melalui asupan gizi nutrisi maupun olah raga. Acara ini akan dipandu oleh seorang moderator: Eri Yanuar Akhmad Budi Sunaryo, S.Kep., NS., M.N.Sc. (Wiwin/IRO; Foto: Dian)
    sumber : http://fk.ugm.ac.id/menjaga-kesehatan-optimal-selama-dan-pasca-puasa/ read more

    Tetap Bugar Selama Puasa Dengan Menjaga Pola Makan Sehat

    Menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan kondisi tubuh tetap fit maupun bugar menjadi harapan setiap muslim. Mengatur pola makan sehat saat berbuka dan sahur ternyata menjadi kunci penting untuk menjaga tubuh tetap prima selama berpuasa.
    Ahli Gizi UGM, Dian Caturini Sulistyoningrum, B.Sc., M.Sc., mengungkapkan berpuasa dengan kondisi tubuh tetap bugar dan sehat dapat dicapai dengan melakukan pengaturan nutrisi yang optimal dan manajemen waktu makan yang baik, terutama di saat waktu berbuka dan sahur.
    “Saat puasa jendela makan menjadi terbatas dari jam 6 sore-4 pagi. Di waktu terbatas ini bagaimana kita bisa mengoptimalkan nutrisi masuk ke tubuh yakni dengan mengatur asupan gizi tepat saat buka dan sahur,”papar Dian saat ditemui di ruang kerjanya di Departemen Gizi dan Kesehatan FKKMK UGM, Kamis (17/5).
    Saat berbuka dianjurkan untuk memulai dengan minum air putih sehingga dapat merehidrasi tubuh setelah lebih dari 12 jam berpuasa. Selain itu, mengonsumsi kurma yang memiliki kandungan gula alami dan sumber serat sehingga bisa dengan cepat memulihkan energi.
    “Saat buka jangan buru-buru makan, segera penuhi asupan cairan baik dari air putih, jus buah, buah maupun makanan yang kaya cairan dan serat,” tutur lulusan master dari The University of British Columbia, Vancouver, BC, Canada ini.
    Sementara itu, kata dia, saat buka sebisa mungkin menghindari minuman bergula karena bisa menaikkan kadar gula dengan cepat dan menyebabkan rasa lelah serta kantuk. Selain itu, juga minuman bersoda yang justru memicu keinginan minum terus menerus karena dehidrasi dan kafein yang meningkatkan produksi urine sehingga menaikkan frekuensi buang air kecil.
    “Kurangi juga makanan berlemak tinggi, makanan yang digoreng, dan yang mengandung kadar garam tinggi karena makanan asin justru membuat orang mudah haus,” jelasnya.
    Tidak hanya saat  berbuka, mengatur pola makan di waktu sahur juga tidak kalah pentingnya. Dian mengatakan menjaga pola makan sehat di kala sahur juga penting dilakukan sebagai energi untuk memenuhi kebutuhan seharian berpuasa. Hanya saja, saat sahur asupan kalori perlu diperbanyak dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yang bisa diperoleh dari makanan, seperti ubi, singkong, jagung, nasi merah, dan roti gandum.
    “Pilih sumber karbohidrat dengan serat tinggi karena makanan tersebut dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga bisa menahan lapar lebih lama. Penuhi juga makanan tinggi protein dan lemak sehat kala sahur,” ujarnya.
    Sama halnya seperti waktu berbuka, Dian menganjurkan untuk mengurangi makanan asin dan berminyak karena akan cepat menyebabkan rasa lapar di siang hari. Demikian juga menghindari minuman yang mengandung soda dan kafein.
    Selama puasa tubuh tetap membutuhkan asupan air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per hari untuk menghindari dehidrasi. Untuk menjaga asupan air saat Ramadhan, Dian menyebutkan bisa mengatur konsumsi air dengan minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas dikala sahur.
    Selain menjaga pola makan saat buka dan sahur, olahraga dengan pas dan sesuai porsi tetap dapat dilakukan saat puasa untuk menjaga badan tetap fit. Kendati begitu, Dian mengingatkan olahraga dilakukan sesuai porsi masing-masing orang di waktu yang tepat dan cara yang benar. Olahraga yang disarankan adalah olahraga ringan, seperti jalan kaki, sepeda statis, dan aqua fit. Dapat dilakukan menjelang waktu berbuka dan setelahnya.
    “Prinsipnya puasa tetap boleh berolahraga , tetapi disesuaikan dengan porsi masing-masing agar tidak meningkatkan dehidrasi,” pungkasnya. (Humas UGM/Ika) sumber : https://ugm.ac.id/id/berita/16238-tetap.bugar.selama.puasa.dengan.menjaga.pola.makan.sehat read more

    Nutrifood Research Center Grant 2018

    Nutrifood Research Center Grant 2018 merupakan program bantuan dana penelitian yang diberikan bagi peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk mendukung lahirnya penelitian di bidang diabetes sebagai bagian dalam rangka menginspirasi kehidupan masyarakat yang lebih sehat dengan mengurangi prevalensi diabetes melitus tipe 2 di Indonesia.

    Membangun Indonesia yang Lebih Sehat melalui Penelitian di Bidang Diabetes Melitus Tipe 2

    Syarat dan Ketentuan

    1. Peserta mahasiswa S1, S2, dosen/peneliti
    2. Jangka waktu penelitian 1 tahun (November 2018-November 2019)
    3. pengajuan maksimal:
      • Rp 50.000.000,00/proposal untuk Mahasiswa aktif S1
      • Rp 100.000.000,00/ proposal untuk Mahasiswa aktif S2
      • Rp 200.000.000,00/ proposal untuk Dosen dan Peneliti

    Kontak Admin
    08968-5246-598
    nutrifood.research@nutrifood.co.id
    Informasi dan Ketentuan Lengkap

    Nutrifood Research Center Grant


    Periode Pendaftaran
    DIPERPANJANG HINGGA 30 JUNI 2018 read more