Bekali Mahasiswa Hadapi Tugas Akhir, Program Studi Gizi FK-KMK UGM Hadirkan Alumni

Sosialisasi Program Studi Sarjana Gizi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Penyusunan Proposal Skripsi: Cerita dan Cari Solusi Bareng Alumni”. Acara inspiratif ini dilaksanakan pada hari Senin, 6 April 2026. Ruang Teater Lantai 2 Gedung Gizi dipilih menjadi lokasi utama berlangsungnya pertemuan tersebut yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa aktif di semester VI. Seluruh rangkaian acara dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dalam menghadapi tugas akhir. Kegiatan ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa aktif dengan para kakak alumni yang pengalamannya lebih relevan.

Pembicara utama dalam sesi ini adalah Satria Perdana, S.Gz., Dietisien. dan Firsta Tiara Putriananda, S.Gz. Keduanya hadir sebagai alumni yang telah sukses menyelesaikan studi dan penelitian skripsi dengan hasil yang memuaskan walaupun harus melalui lika-liku dan tantangan yang tidak mudah. Kehadiran mereka bertujuan untuk berbagi pengalaman langsung sekaligus tips dan trik agar tidak mudah menyerah pada saat berhadapan dengan kondisi yang tidak diduga. Mereka memberikan gambaran nyata mengenai proses pengerjaan skripsi yang efektif dan efisien. Sebanyak 100 orang mahasiswa menyimak dengan antusias untuk mempersiapkan diri sebelum menyusun proposal dan skripsi dalam waktu dekat ini.

Kegiatan ini mencakup diskusi mendalam mengenai tips dan trik jitu dalam menyusun proposal hingga skripsi secara lancar. Para alumni memberikan materi berkualitas mengenai gambaran pengerjaan skripsi mulai dari awal pendekatan dengan dosen pembimbing skripsi hingga ujian skripsi. Pada kesempatan ini juga disampaikan fasilitas “Klinik Skripsi” yang membantu mahasiswa menyelesaikan skripsi dengan didampingi kakak-kakak alumni. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs nomor 4 mengenai Pendidikan Berkualitas, yakni memberikan ilmu yang bermutu kepada masyarakat akademik. Mahasiswa diajak untuk memahami hambatan yang sering ditemui agar dapat mengantisipasinya lebih dini. Sesi tanya jawab berlangsung secara interaktif sehingga mempermudah pemahaman mahasiswa terhadap proses riset yang kompleks.

Acara ini juga menjadi wujud nyata implementasi SDGs nomor 10 tentang berkurangnya kesenjangan dengan membuka akses informasi pendidikan yang merata. Melalui diskusi ini, kesenjangan pengetahuan antara alumni dan mahasiswa tingkat akhir dapat diperkecil melalui transfer pengalaman. Selain itu, kolaborasi ini memperkuat SDGs nomor 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara alumni dan institusi. Semangat kebersamaan ini diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung. Kerangka kemitraan global diawali dengan langkah kecil dalam lingkup komunitas pendidikan yang inklusif.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar, sukses, dan dipenuhi antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Para mahasiswa terlihat lebih optimistis setelah mendapatkan motivasi serta strategi praktis dari para senior mereka. Harapan utamanya adalah agar mahasiswa tidak mengalami kendala yang berarti dalam perjalanan tugas akhirnya. Berbekal mental kuat dan pengetahuan yang cukup, mereka diharapkan dapat menyelesaikan skripsi dengan semangat yang konsisten. Optimisme dan kerja keras menjadi kunci utama dalam menuntaskan tanggung jawab akademik ini hingga akhir.